Kontingen Indonesia meraih prestasi menjadi juara umum dalam ajang ASEAN Para Games ke-9 tahun 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, yang acara penutupannya berlangsung di Stadion Bukit Jalil.
![]() |
| kontingen indonesia di asean para games |
Indonesia dinobatkan menjadi juara umum Pesta Olahraga Atlet Difabel se-Asia Tenggara tersebut dengan meraih total 126 medali emas, 75 perak dan 50 perunggu.
Secara terpisah, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, bersyukur atas prestasi kontingen Indonesia dalam ASEAN Para Games 2017. Hal itu, menurutnya, "menebus sekaligus mengobati kegagalan atlet non-difabel pada SEA Games 2017."
Menyinggung soal bonus kepada peraih medali, Imam menegaskan kembali komitmen yang sudah pernah diutarakan sebelumnya. "Presiden Joko Widodo telah mewanti wanti kepada saya untuk pemberian bonus yang wajib sama dengan atlet SEA Games sebagai bentuk perhatian penuh pemerintah," ucapnya.
Selama kurang dari sepekan ASEAN Para Games berlangsung, kontingen Indonesia telah memecahkan 36 rekor yang terbagi dalam tiga cabang olahraga, yaitu renang, angkat besi, dan atletik. Beberapa atlet difabel bahkan menorehkan dua rekor atau lebih. Di cabang olahraga renang, misalnya, Syuci Indriani dan Marinus Melianus mengukir tiga rekor masing-masing.
Kemudian di cabang angkat besi terdapat Ni Nengah Widiasih. Atlet peraih medali perunggu pada Paralimpiade 2016 itu mampu mengangkat beban 96 kilogram, atau 19 kilogram lebih berat dari rekor sebelumnya.
Berikut adalah klasemen akhir perolehan medali ASEAN Para Games ke-9 di Malaysia, dilanjutkan dengan sebaran medali dari kontingen Indonesia.
Klasemen akhir perolehan medali ASEAN Para Games ke-9 (dengan catatan kontingen, emas, perak, perunggu, total medali):
1. Indonesia 126 75 50 251
2. Malaysia 90 85 83 258
3. Thailand 68 73 95 236
4. Vietnam 40 61 60 161
5. Filipina 20 20 29 69
6. Myanmar 11 15 17 43
7. Singapura 10 18 24 52
8. Brunei D. 2 6 6 14
9. Timor Leste 2 0 1 3
10. Kamboja 0 5 5 10
11. Laos 0 4 4 8.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar